Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi menggelar kegiatan Evaluasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun Akademik 2025/2026, pada Senin (4/11/2025) bertempat di Ruang Kuliah Askes 1 dan Askes 2. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa angkatan 2022 yang telah melaksanakan PKL di berbagai instansi dan lembaga mitra, baik di dalam maupun di luar Kota Jambi.
Kegiatan evaluasi ini merupakan bagian penting dari siklus akademik yang bertujuan untuk meninjau kembali pelaksanaan PKL sebagai mata kuliah wajib berbasis pengalaman kerja profesional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan kesan, masukan, dan refleksi selama menjalani proses PKL, sekaligus memberikan ruang bagi dosen dan pihak program studi untuk memperbaiki sistem pelaksanaan di tahun-tahun berikutnya.
Suasana kegiatan berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Mahasiswa tampak bersemangat membagikan cerita serta pengalaman mereka selama menjalani PKL di berbagai bidang, seperti lembaga pendidikan, perusahaan, hingga lembaga sosial.
Dalam sesi diskusi terbuka, Supandri, salah satu mahasiswa peserta PKL, menyampaikan beberapa pandangan dan saran yang sangat konstruktif. Ia menekankan pentingnya proses penempatan lokasi PKL yang lebih mempertimbangkan relevansi bidang keilmuan dengan praktik di lapangan.
“Kami berharap agar ke depan proses pemilihan lokasi PKL dapat lebih mempertimbangkan kesesuaian dengan bidang psikologi yang kami pelajari. Misalnya, di lokasi yang benar-benar memberikan kesempatan untuk menerapkan ilmu psikologi secara nyata, bukan sekadar kegiatan administrasi atau observasi umum,” ujar Supandri dengan penuh harapan.
Menurutnya, pengalaman di lapangan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk memahami realitas kerja di dunia profesional, sehingga perlu dipastikan bahwa setiap mahasiswa memperoleh pengalaman yang setara dan bermakna.
Sementara itu, Gilang, mahasiswa lain yang juga mengikuti kegiatan PKL, menuturkan bahwa pengalaman yang ia dapatkan selama magang sangat berkesan dan memperluas wawasan profesionalnya sebagai calon sarjana psikologi.
“PKL ini memberikan pengalaman yang luar biasa bagi kami. Di tempat saya magang, kami dilibatkan langsung dalam berbagai kegiatan asesmen psikologi, bahkan sempat dibawa ke lapangan untuk melakukan observasi dan wawancara. Itu menjadi momen berharga yang tidak hanya menambah pengetahuan, tapi juga melatih keterampilan praktis kami,” ungkap Gilang.
Kesan positif ini menunjukkan bahwa pelaksanaan PKL di sebagian besar lokasi sudah berjalan baik dan memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa. Meski demikian, mahasiswa juga berharap agar ada peningkatan koordinasi dan perluasan jaringan kerja sama agar kesempatan magang di bidang psikologi semakin luas di masa depan.
Kegiatan evaluasi turut dihadiri oleh dosen-dosen Program Studi Psikologi yang aktif membimbing dan memantau pelaksanaan PKL, di antaranya Annisa Andriani, M.Psi., Psikolog selaku Sekretaris Jurusan Psikologi, serta Dessy Pramudiani, S.Psi., M.Psi., Psikolog ketua jurusan psikologi yang juga turut memberikan masukan dalam sesi diskusi dan refleksi.
Dalam komentarnya, Annisa Andriani menjelaskan bahwa penentuan lokasi dan penempatan mahasiswa PKL tidak dilakukan secara sembarangan. Proses tersebut melalui rapat internal dosen dan mempertimbangkan hasil pilihan mahasiswa yang dikumpulkan melalui formulir (Google Form) yang telah disediakan sebelumnya.
“Kami di program studi berusaha sebaik mungkin menempatkan mahasiswa sesuai dengan minat dan bidang yang mereka pilih. Namun, memang ada keterbatasan kuota di beberapa instansi mitra yang menjadi kendala utama. Karena itu, kami melakukan penyesuaian berdasarkan prioritas dan kapasitas lembaga penerima magang,” jelas Annisa.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program studi terus berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai instansi untuk memperluas peluang mahasiswa mendapatkan lokasi PKL yang relevan dengan keilmuan psikologi. Dengan cara ini, diharapkan pengalaman mahasiswa semakin kaya dan representatif terhadap berbagai bidang penerapan psikologi, seperti psikologi industri dan organisasi, psikologi pendidikan, psikologi klinis, serta psikologi sosial.
Ketua jurusan psikologi FKIK UNJA, Dessy Pramudiani, S.Psi., M.Psi., Psikolog, turut memberikan pandangannya mengenai pentingnya kegiatan evaluasi PKL sebagai bentuk refleksi bersama antara mahasiswa dan dosen.
“Evaluasi seperti ini sangat penting karena menjadi cermin bagi kita semua baik mahasiswa, dosen pembimbing, maupun lembaga untuk meninjau kembali apa yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu diperbaiki. Dari sini kita bisa memperkuat sinergi agar pelaksanaan PKL ke depan semakin berkualitas dan bermakna,” ungkap Dessy.
Dessy juga menambahkan bahwa kegiatan PKL sejatinya bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan menjadi ajang pembelajaran nyata untuk mengasah kemampuan profesional mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja. Dengan adanya sesi refleksi terbuka ini, diharapkan seluruh pihak dapat lebih memahami kebutuhan mahasiswa sekaligus memperbaiki sistem yang ada.
“Kami berharap evaluasi ini bukan hanya seremonial, tetapi benar-benar menjadi bahan perbaikan bagi penyusunan pedoman PKL di tahun berikutnya. Masukan mahasiswa akan kami bahas bersama tim dosen untuk memastikan pelaksanaan PKL mendatang semakin efektif dan relevan,” tambahnya.
Program Studi Psikologi FKIK UNJA terus berkomitmen untuk mengembangkan sistem PKL yang lebih adaptif dengan kebutuhan dunia kerja modern. Salah satu langkah strategis yang direncanakan adalah memperluas kemitraan institusi dengan lembaga-lembaga yang bergerak di bidang psikologi terapan, baik di sektor pendidikan, kesehatan mental, industri, maupun lembaga sosial.
Selain itu, dosen pembimbing juga akan lebih aktif melakukan monitoring dan evaluasi berkala selama mahasiswa menjalankan PKL, guna memastikan pengalaman belajar mereka sesuai dengan capaian pembelajaran program studi.
Kegiatan evaluasi PKL tahun ini juga diakhiri dengan sesi diskusi santai antara mahasiswa dan dosen. Dalam suasana kekeluargaan, peserta berbagi cerita mengenai tantangan, kesan, dan ide-ide inovatif untuk pelaksanaan PKL di tahun-tahun berikutnya. Tidak sedikit mahasiswa yang mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada dosen pembimbing atas arahan dan bimbingan selama mereka berada di lapangan.
Evaluasi PKL Tahun Akademik 2025/2026 menjadi refleksi penting bagi seluruh sivitas akademika Program Studi Psikologi FKIK Universitas Jambi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh ruang untuk menyampaikan aspirasi, sementara dosen dan pihak prodi dapat meninjau kembali sistem dan kebijakan pelaksanaan PKL agar lebih efektif, transparan, dan sesuai kebutuhan zaman.
Semangat kolaboratif yang tercermin dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa Program Studi Psikologi tidak hanya berfokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga berkomitmen membentuk lulusan yang kompeten, reflektif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja profesional di bidang psikologi.
Dengan adanya kegiatan evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan PKL di masa mendatang akan semakin berkualitas, relevan, dan berdampak nyata bagi mahasiswa, masyarakat, serta dunia profesi psikologi di Indonesia.
