Tim Dosen Psikologi UNJA Sukses dalam  kegiatan pengabdian Penerapan IPTEK dengan Program Santri Cerdas Digital

Dosen Jurusan Psikologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi sukses mengadakan kegiatan pengabdian Penerapan IPTEK Universitas Jambi dengan mengangkat topik Transformasi literasi digital melalui modul dalam meningkatkan kemampuan literasi digital pada santri Madrasah Aliyah As’ad Kota Jambi,  kegiatan ini  diberi nama “Santri Cerdas Digital.”

Kegiatan berlangsung dari 6 September hingga 13 September 2025, kegiatan dilakukan di Laboratorium Komputer Madrasah Aliyah As’ad Kota Jambi. Hari pertama kegiatan pembukaan berlangsung di Masjid Pondok Pesantren As’ad  yang dihadiri langsung oleh Ketua LPPM Universitas Jambi, Prof. Amirul Mukminin, Perwakilan Kementerian Agama Provinsi Jambi, dan Pengurus Yayasan Pondok Pasantren As’ad.  

Dalam sambutan Ketua Tim Pengabdian Dessy Pramudiani, S.Psi., M.Psi., Psikolog mengapresiasi kedatangan Ketua LPPM Universitas Jambi, perwakilan Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jambi, dan Pengurus Yayasan. “ Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama dan dukungan kita bersama, kami akan memberi yang terbaik untuk santri di Madrasah Aliyah As’ad ini”, Ucap Dessy Pramudiani.  

Begitupun dalam sambutan  Prof. Amirul Mukminin menyebut bahwa kehadiran tim dosen Universitas Jambi yang terdiri dari dosen psikologi serta sistem informasi dan teknik elektro di Madrasah Aliyah As’ad Kota Jambi untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) santri, dan membawa inovasi yang mendukung pembelajaran dan kecakapan hidup santri, Ucap Prof.Amirul Mukminin.

Selama program ini berlangsung, beberapa materi dan praktik literasi digital disampaikan langsung oleh anggota tim pengabdian dan narasumber eksternal, pada tiga sesi awal topiknya terdiri dari Kenal Literasi Digital oleh Verdiantika Annisa,  S.Psi., M.Psi., Psikolog, Satu klik untuk cerdas oleh Annisa Andriani S.Psi., M.Psi., Psikolog, dan Dessy Pramudiani, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Topik ketiga Santri berpikir Etis dan Kritis oleh Agung Iranda, S.Psi., M.A.

Di hari kedua pada sesi empat dan lima, materi tentang generasi pemanfaat digital yang disampaikan oleh Rahmad Ashar, M.Kom, dan Marlita Andhika Rahman, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Serta yang terakhir materi penutup tentang publikasi Karya Digital mengundang Fajri Al-Mughni, Lc. M.Ud, alumni Pondok Pasantren Al-As’ad dan Ketua Media Abdul Qodir Media Center.

Selama program pengabdian berlangsung, santri tidak hanya dibekali materi tentang literasi digital, namun juga praktik dalam literasi digital, terutama dalam mengakses informasi dan platform digital edukatif. Selain itu, santri juga membuat karya digital berupa infografis dan video pendek dengan beberapa topik seperti Kenali Hoax, Netiket Bermedia sosial, dampak negatif Judi online, Pengenalan dan pencegahan bullying, menjadi konten kreator yang berdampak, serta cara mengelola stres.

Antusiasme santri dalam mengikuti kegiatan sangat tinggi, mereka yang tidak dibolehkan menggunakan HP dan Laptop di asrama mengaku kegiatan ini memberi inspirasi. Salah satu santri memberi kesan diakhir kegiatan “Kami berharap kegiatan ini terus lanjut, karena kami senang bisa belajar dan berkarya melalui digital, banyak hal baru yang kami dapatkan”. Ucap perwakilan santri.

Salah satu narasumber, Fajri Al-Mughni, yang juga alumni dan kepala media pondok menyebut “Santri ini kelihatannya tidak fasih menggunakan digital, padahal kalau diberi kesempatan mereka bisa lebih jago dari siswa yang bukan dari pondok pasantren, itu sudah kami buktikan dengan melibatkan mereka mengelola instagram dan website pondok”.

Kegiatan ini ditutup pada 13 September 2025, sesi terakhir santri membuat infografis atau poster dan video edukasi yang langsung dinilai oleh tim pengabdian. Dan mereka yang juara tiga besar mendapatkan hadiah dan modul santri cerdas digital. Program ini membuat para santri memahami literasi digital, dan mampu membuat karya secara digital. Tim pengabdian tentunya berharap, kemitraan bersama pondok pasantren As’ad dalam hal literasi digital dan kesehatan mental tidak boleh berhenti disini, kita berharap kedepan banyak kontriubusi yang bisa kami berikan untuk pondok pasantren As’ad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *