Siap Hadapi Dunia Kerja, Psikologi Unja Bekali Calon Sarjana dengan Program PMDK

Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendampingi mahasiswa tidak hanya sampai pada tahap akademik, tetapi juga hingga ke gerbang dunia kerja. Melalui kegiatan bertajuk Sharing Persiapan Memasuki Dunia Kerja (PMDK), Selasa (05/08/2025). Mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan dan mengikuti prosesi sumpah serta janji sarjana semester genap 2024/2025, diberikan bekal tambahan agar lebih siap menghadapi tantangan profesional di luar kampus.

Acara ini dilaksanakan di ruang pertemuan kampus FKIK Universitas Jambi, dihadiri oleh dosen-dosen psikologi yang selama ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan para mahasiswa. Hadir sebagai narasumber utama yaitu Fadzlul, S.Psi., M.Psi., Psikolog, seorang praktisi psikologi yang juga dikenal memiliki pengalaman luas dalam bidang asesmen dan rekruitmen karyawan di berbagai institusi. Dalam kesempatan tersebut, Fadzlul membawakan materi tentang wawancara kerja secara mendalam, membekali para calon sarjana psikologi dengan pemahaman praktis sekaligus strategis agar mampu menghadapi seleksi kerja dengan lebih percaya diri.

“Wawancara kerja bukan semata tentang menjawab pertanyaan dengan benar, tetapi tentang bagaimana kita menampilkan keunikan diri dan nilai yang bisa kita tawarkan pada perusahaan,” ujar Fadzlul dalam pemaparannya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun narasi personal yang autentik, menguasai CV, serta memahami ekspektasi dunia kerja masa kini yang semakin menuntut kolaborasi lintas disiplin dan fleksibilitas tinggi.

Kegiatan PMDK ini tak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga ruang refleksi bagi para mahasiswa yang akan segera mengemban peran baru di masyarakat sebagai lulusan psikologi. Dalam sambutannya, Rion Nofrianda, M.Psi., Psikolog selaku Koordinator Program Studi Psikologi Universitas Jambi, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam kepada para calon sarjana yang telah menempuh perjalanan panjang selama masa studi. Ia juga menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan titik awal dari kontribusi nyata di berbagai bidang kehidupan.

“Kami percaya bahwa mahasiswa psikologi Universitas Jambi bukan hanya berhasil menyelesaikan kuliah, tetapi juga telah membuktikan ketahanan, kerja keras, dan semangat belajar yang luar biasa. Dunia di luar sana membutuhkan profesional muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap persoalan sosial dan memiliki integritas. Dan kami yakin, kalian adalah bagian dari generasi itu,” tutur Rion.

Lebih lanjut, Rion menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk kepedulian prodi terhadap kesiapan psikologis dan kompetensi praktis mahasiswa dalam menjawab tantangan dunia kerja. Ia juga menambahkan bahwa prodi Psikologi Universitas Jambi berkomitmen untuk terus mengembangkan kurikulum dan program pendukung yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.

“Karier bukan sekadar pekerjaan, tetapi tentang bagaimana kalian menemukan makna dalam setiap kontribusi yang diberikan,” tambahnya.

Sementara itu, kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dari para peserta. Annisa Nabilah angkatan 2021, salah satu calon sarjana psikologi yang turut hadir dalam sesi tersebut, mengaku merasa sangat terbantu dan lebih siap menghadapi proses seleksi kerja setelah mengikuti kegiatan ini. Ia menilai bahwa pendekatan yang digunakan narasumber sangat aplikatif, membumi, dan membuka wawasan baru tentang bagaimana sebenarnya dunia kerja bekerja.

“Kegiatan ini benar-benar membuka mata saya bahwa persiapan masuk dunia kerja tidak cukup hanya dengan nilai akademik yang baik. Cara kita mengenal diri sendiri, mempresentasikan potensi, dan memahami dinamika dunia kerja sangat menentukan. Saya sangat mengapresiasi program studi yang telah memfasilitasi kegiatan positif ini,” ungkap Annisa dengan penuh semangat.

Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di kampus tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga hadir dalam bentuk pendampingan transisi yang relevan dan membumi. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan dan bahkan diperluas cakupannya, melibatkan alumni sebagai mentor serta membuka jaringan magang atau kerja sama dengan berbagai institusi profesional.

Secara keseluruhan, kegiatan Sharing PMDK ini berlangsung dinamis dan interaktif. Peserta diberikan ruang untuk berdialog, mengajukan pertanyaan, bahkan melakukan simulasi wawancara secara langsung. Situasi tersebut memungkinkan terjadinya proses pembelajaran dua arah yang efektif, serta membangun kepercayaan diri mahasiswa yang sebentar lagi akan melangkah ke dunia kerja yang kompetitif.

Tidak hanya memberikan materi teknis, sesi ini juga menjadi ruang penguatan psikologis bagi para calon sarjana. Banyak dari mereka yang merasa cemas dan tidak yakin menghadapi proses transisi ini. Namun, melalui diskusi dan refleksi yang dipandu oleh narasumber, mahasiswa didorong untuk melihat potensi dan pengalaman mereka sebagai kekuatan utama dalam menjelajahi dunia profesional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pendidikan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pada pembangunan karakter dan keterampilan hidup (life skills) yang esensial. Program studi Psikologi Universitas Jambi secara konsisten menanamkan nilai-nilai humanistik, reflektif, dan kontributif dalam setiap programnya, menjadikan lulusannya bukan hanya sarjana, tetapi pribadi yang siap menjadi agen perubahan di masyarakat.

Dengan diselenggarakannya kegiatan Sharing Persiapan Memasuki Dunia Kerja ini, Program Studi Psikologi Universitas Jambi kembali menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang progresif, adaptif, dan humanis. Di tengah tantangan globalisasi dan perubahan dunia kerja yang begitu cepat, pendampingan seperti ini menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pendidikan yang bermakna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *