Sinergi UNJA: Rektor, Dekan, dan Jurusan Komitmen Wujudkan Profesi Psikologi

Universitas Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan tinggi dengan mendukung penuh rencana pendirian Profesi Psikologi. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Rektor Universitas Jambi dalam sebuah pertemuan resmi yang berlangsung pada Senin (8/9/2025) di ruang kerja Rektor Universitas Jambi. Pertemuan ini menjadi momentum penting yang menandai awal langkah strategis jurusan Psikologi menuju pendirian Profesi Psikologi di Universitas Jambi.

Suasana ruang rektor pada pagi itu tampak hangat namun penuh keseriusan. Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pimpinan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi, yaitu Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT, M.Kes., Wakil Dekan Bidang Akademik dan kerja sama Dr. dr. Fitriyanti, Sp.KK , Wakil Dekan Bidang Umum, Perencanaan, dan Keuangan Dr. Nofrans Eka Saputra,S.Psi., M.A serta Ketua Jurusan Psikologi, Dessy Pramudiani, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang didampingi sejumlah dosen Psikologi Universitas Jambi. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis, seluruh pihak saling bertukar pandangan, menyampaikan gagasan, dan menguatkan komitmen bersama untuk menghadirkan Profesi Psikologi di Universitas Jambi.

Dalam arahannya, Rektor Universitas Jambi menegaskan bahwa pendirian Profesi Psikologi merupakan langkah penting bagi universitas untuk memperluas kontribusinya dalam bidang kesehatan mental dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kebutuhan akan tenaga profesional di bidang psikologi semakin meningkat seiring dengan perkembangan zaman dan kompleksitas permasalahan yang dihadapi masyarakat modern.

“Universitas Jambi berkomitmen penuh untuk mendukung lahirnya Profesi Psikologi. Kehadirannya akan menjadi penguat peran perguruan tinggi dalam menghadirkan lulusan yang profesional, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan psikologi yang semakin mendesak,” ujar Rektor dengan penuh keyakinan.

Rektor juga menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan visi universitas untuk menjadi pusat pendidikan unggul yang tidak hanya menghasilkan lulusan akademis, tetapi juga praktisi yang mampu berkontribusi langsung di masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas fakultas dan jurusan untuk memastikan pendirian Profesi Psikologi berjalan lancar, sesuai regulasi, dan memenuhi standar mutu nasional.

Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Dr. dr. Humaryanto, turut memberikan pernyataannya dalam pertemuan tersebut. Baginya, pendirian Profesi Psikologi adalah langkah strategis yang tidak hanya bermanfaat bagi jurusan Psikologi, tetapi juga memperkuat posisi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan secara keseluruhan.

“Pendirian Profesi Psikologi bukan hanya langkah penting bagi jurusan Psikologi, tetapi juga menjadi bagian integral dalam memperkuat posisi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi sebagai pusat pendidikan dan pelayanan kesehatan yang komprehensif. Kami akan mendampingi penuh proses ini agar berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa dukungan fakultas akan diberikan dalam berbagai aspek, mulai dari kebijakan, penyediaan fasilitas, hingga penguatan jejaring kerjasama dengan institusi terkait, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Ketua Jurusan Psikologi, Dessy Pramudiani, M.Psi., Psikolog, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan pimpinan universitas dan fakultas. Baginya, dukungan ini menjadi energi baru untuk mempercepat langkah jurusan Psikologi dalam mempersiapkan diri menuju pendirian Profesi Psikologi.

“Kami berharap dukungan yang diberikan pimpinan universitas ini menjadi energi baru bagi jurusan Psikologi untuk terus berbenah dan menyiapkan diri. Profesi Psikologi bukan hanya simbol capaian akademik, tetapi juga bentuk tanggung jawab kami untuk menghadirkan lulusan yang mampu memberikan layanan psikologi yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dessy menegaskan bahwa jurusan Psikologi Universitas Jambi telah berkomitmen untuk memperkuat kurikulum, meningkatkan kualitas tenaga pengajar, serta memperluas kerjasama dengan berbagai instansi guna memastikan keberlangsungan Profesi Psikologi di masa mendatang.

Dukungan konkret juga datang dari Wakil Dekan Bidang Keuangan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana pembangunan dan pengembangan laboratorium psikologi sebagai sarana utama dalam mendukung pendidikan dan praktik psikologi.

“Kami sudah mempersiapkan fasilitas laboratorium psikologi yang memadai. Laboratorium ini akan menjadi pusat kegiatan pembelajaran, penelitian, dan praktik mahasiswa dalam menempuh Profesi Psikologi. Kami ingin memastikan lulusan Universitas Jambi tidak hanya siap secara teori, tetapi juga terampil secara praktik,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan laboratorium psikologi akan memperkuat pengalaman belajar mahasiswa sekaligus menjadi wadah inovasi dan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Pertemuan ini juga simbol sinergi dan kebersamaan seluruh elemen universitas dalam membangun langkah besar. Suasana pertemuan menggambarkan semangat kolektif: rektor menegaskan dukungan kebijakan, dekan memberikan arah akademik, wakil dekan keuangan menyiapkan fasilitas, sementara jurusan Psikologi dengan penuh semangat menyatakan kesiapan akademis dan profesionalnya.

Diskusi berlangsung terbuka, penuh pertukaran ide, dan ditutup dengan kesepahaman bahwa pendirian Profesi Psikologi harus menjadi prioritas strategis yang dijalankan dengan penuh kesungguhan. Semua pihak berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini dengan langkah nyata, mulai dari penyusunan dokumen pendirian, pemenuhan standar akreditasi, hingga memperkuat jejaring dengan organisasi profesi psikologi di tingkat nasional.

Pendirian Profesi Psikologi di Universitas Jambi diharapkan menjadi terobosan besar bagi pendidikan tinggi di Provinsi Jambi. Kehadirannya akan membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan psikologi yang profesional, sekaligus mencetak generasi psikolog yang unggul, berkompeten, dan memiliki kepekaan sosial tinggi.

Rektor Universitas Jambi menutup pertemuan dengan optimisme.

“Kami percaya dengan kerja sama yang solid, Profesi Psikologi di Universitas Jambi akan segera terwujud. Ini adalah kontribusi nyata universitas bagi masyarakat Jambi dan Indonesia,” tegasnya.

Dengan dukungan penuh dari seluruh jajaran pimpinan, dosen, dan tenaga akademik, langkah menuju pendirian Profesi Psikologi semakin nyata. Pertemuan ini menjadi tonggak awal yang membuktikan bahwa Universitas Jambi tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan pembangunan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *