Praktikkan Psikologi Indigenous, Mahasiswa UNJA Bedah Makna Tradisi ‘Ulur Antar Serah’ di Desa Muaro Jambi

Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Jambi (UNJA) melakukan aksi nyata di luar kelas melalui kegiatan studi lapangan mata kuliah Psikologi Ulayat, Sabtu (02/05/2026). Bertempat di Desa Muaro Jambi, para mahasiswa terjun langsung untuk memahami dinamika psikologi masyarakat lokal melalui prosesi adat pernikahan yang sarat makna.

Kedatangan rombongan mahasiswa disambut hangat oleh Kepala Desa Muaro Jambi. Istimewanya, kunjungan ini bertepatan dengan pelaksanaan tradisi Ulur Antar Serah Menuang Limbago, sebuah prosesi sakral dalam adat pernikahan setempat. Tak hanya mengamati, mahasiswa juga didampingi langsung oleh Datuk Adat desa tersebut yang memberikan penjelasan mendalam mengenai filosofi di balik setiap tahapan adat.

Keneth, salah satu mahasiswa yang ikut dalam kegiatan ini, tidak bisa menyembunyikan rasa antusiasnya. Menurutnya, belajar langsung di lapangan memberikan perspektif yang jauh berbeda dibandingkan hanya membaca teori di buku.

“Kegiatan ini seru banget, benar-benar menambah pengalaman dan wawasan baru, terutama soal bagaimana aturan adat di Desa Muaro Jambi mengatur hubungan antarmanusia. Kita jadi tahu detail unik tentang adat pernikahan di sini,” ujar Keneth.

Dosen pengampu mata kuliah, Imam Kurniawan, M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa studi lapangan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bentuk implementasi kurikulum yang menitikberatkan pada Psikologi Indigenous (Psikologi Berbasis Budaya).

“Mahasiswa diminta untuk berbaur dengan masyarakat dan mengambil data secara langsung. Fokus kita adalah melihat bagaimana nilai-nilai lokal membentuk perilaku dan mentalitas masyarakat,” jelas Imam.

Beliau juga menambahkan bahwa hasil dari observasi dan wawancara di lapangan ini nantinya tidak akan menguap begitu saja. Para mahasiswa ditargetkan untuk menyusun artikel publikasi sebagai luaran resmi dari mata kuliah ini, sehingga ilmu yang didapat bisa bermanfaat bagi khalayak luas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Psikologi UNJA tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan rasa bangga terhadap kekayaan budaya lokal Jambi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *