Suasana semarak tampak memenuhi lapangan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi pada Sabtu (23/8/2025). Jurusan Psikologi Universitas Jambi menggelar kegiatan bertajuk “Semarak Kemerdekaan” sebagai bentuk perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia, sekaligus momentum mempererat keakraban antar mahasiswa lintas angkatan dan dosen.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIK Universitas Jambi, Dr. Ummi Kalsum, S.K.M., M.K.M. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya mahasiswa untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan non-akademik, tetapi juga terus meningkatkan prestasi akademik sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun generasi unggul.
“Semarak kemerdekaan ini bukan sekadar ajang bermain dan bersuka cita, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan semangat juang di dalam diri kita semua. Mahasiswa Psikologi harus mampu mengisi kemerdekaan dengan prestasi, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Saya mendorong seluruh mahasiswa untuk berani berkompetisi, mengikuti lomba, dan menunjukkan potensi terbaiknya. Dari sinilah lahir mahasiswa yang bukan hanya cerdas, tetapi juga tangguh, kreatif, dan berkarakter,” ungkap Dr. Ummi dalam sambutannya yang disambut riuh tepuk tangan mahasiswa.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai angkatan, termasuk mahasiswa baru angkatan 2025 yang untuk pertama kalinya turut merasakan semarak kebersamaan di lingkungan Jurusan Psikologi. Kehadiran mereka menjadi warna baru yang semakin menambah energi positif dalam acara ini. Para mahasiswa tampak antusias mengikuti rangkaian agenda sejak pagi.
Ketua Jurusan Psikologi Universitas Jambi, Dessy Pramudiani, S.Psi., M.Psi., Psikolog dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini memiliki makna penting sebagai ruang interaksi yang sehat dan penuh kebersamaan antara dosen dan mahasiswa.
“Jurusan Psikologi bukan hanya tempat belajar di ruang kuliah, tetapi juga wadah untuk membangun relasi yang erat antara mahasiswa, dosen, dan seluruh civitas akademika. Melalui kegiatan Semarak Kemerdekaan ini, kami ingin menciptakan suasana keakraban yang dapat memperkuat semangat kebersamaan. Dengan kebersamaan inilah kita bisa bekerja sama lebih baik, saling mendukung, dan mencetak prestasi yang membanggakan untuk Universitas Jambi,” ujar Dessy.
Beliau juga menambahkan bahwa keterlibatan dosen dalam berbagai permainan dan aktivitas bersama mahasiswa menunjukkan bahwa proses pembelajaran tidak hanya berlangsung secara formal di kelas, melainkan juga melalui interaksi santai yang membangun kedekatan emosional.
Salah satu daya tarik utama dalam Semarak Kemerdekaan kali ini adalah berbagai games dan perlombaan yang menghidupkan suasana kebersamaan. Sejumlah permainan tradisional khas perayaan kemerdekaan dihadirkan, mulai dari lomba estafet balon hingga lomba estafet air. Tidak hanya mahasiswa, para dosen juga turut ambil bagian dalam sejumlah permainan, menciptakan momen lucu sekaligus hangat yang memperlihatkan kedekatan antara pengajar dan mahasiswa.
Sorak sorai penonton mengiringi jalannya setiap perlombaan. Mahasiswa saling mendukung angkatan masing-masing, sementara dosen terlihat lebur dalam suasana penuh canda. Beberapa dosen bahkan menjadi sorotan karena aksi mereka yang tak kalah semangat dalam mengikuti permainan bersama mahasiswa.
“Rasanya menyenangkan sekali bisa bermain bersama dosen. Ternyata dosen juga punya sisi humoris yang selama ini jarang terlihat di kelas. Kegiatan ini bikin kami lebih dekat, jadi tidak sungkan lagi ketika berinteraksi,” ujar Nanda, mahasiswa angkatan 2022 yang ikut serta dalam lomba.
Bagi mahasiswa baru angkatan 2025, kegiatan ini menjadi pengalaman pertama mereka merasakan atmosfer keakraban di Jurusan Psikologi. Kehangatan dan kebersamaan yang tercipta membuat mereka merasa cepat beradaptasi dengan lingkungan baru.
“Saya baru beberapa hari menjadi mahasiswa Psikologi UNJA, tapi lewat acara ini saya langsung merasa diterima. Teman-teman senior ramah, dosennya juga dekat dengan mahasiswa. Ini pengalaman pertama yang sangat berkesan,” ungkap mahasiswa baru yang mengikuti lomba estafet air.
Keterlibatan mahasiswa baru ini juga menjadi bagian penting dalam membangun solidaritas antar-angkatan. Mereka tidak hanya diperkenalkan dengan suasana akademik, tetapi juga langsung merasakan budaya kebersamaan yang sudah menjadi ciri khas di Jurusan Psikologi Universitas Jambi.
Meski berbalut hiburan dan permainan, Semarak Kemerdekaan Psikologi Universitas Jambi mengandung pesan mendalam. Kegiatan ini menjadi refleksi tentang bagaimana mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, mempererat rasa persatuan, dan menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat.
Menurut panitia penyelenggara, acara ini bukan hanya untuk memperingati Hari Kemerdekaan, melainkan juga sebagai bentuk nyata dari pengembangan soft skills mahasiswa. Melalui interaksi, kerja sama dalam tim, serta keberanian tampil dalam kompetisi, mahasiswa dilatih untuk memiliki kepercayaan diri sekaligus kemampuan bersosialisasi yang baik.
“Kami ingin Semarak Kemerdekaan ini bukan hanya euforia sesaat, tetapi juga menjadi pengalaman yang meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Semoga mahasiswa semakin termotivasi untuk berprestasi dan menjunjung tinggi semangat kebersamaan,” kata salah seorang panitia, Revaldi ketua Himpunan Mahasiswa Psikologi.
Di penghujung acara, kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta berfoto bersama dengan para dosen. Suasana keakraban itu mencerminkan pesan penting bahwa kekuatan sebuah jurusan tidak hanya terletak pada capaian akademik, tetapi juga pada solidaritas dan kedekatan antara dosen dan mahasiswa.
Dr. Ummi Kalsum dalam penutupannya kembali menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus diiringi dengan kerja keras, disiplin, dan kemauan untuk terus berkembang.
“Jadikan semarak ini sebagai titik awal. Jangan berhenti di sini. Teruslah melangkah, mengasah kemampuan, dan buktikan bahwa mahasiswa Psikologi Universitas Jambi mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Jurusan Psikologi, Dessy Pramudiani berharap agar tradisi kegiatan semacam ini terus berlanjut setiap tahunnya. Selain sebagai wadah rekreasi, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran tentang arti penting kebersamaan, kerja sama, dan semangat berjuang yang sejalan dengan nilai-nilai kemerdekaan.
Dengan penuh keceriaan dan rasa syukur, acara Semarak Kemerdekaan Psikologi Universitas Jambi pun ditutup. Bagi mahasiswa, khususnya angkatan baru, kegiatan ini menjadi pintu masuk untuk lebih mengenal dunia perkuliahan. Bagi dosen, momen ini menjadi kesempatan untuk lebih dekat dengan mahasiswa. Dan bagi Jurusan Psikologi Universitas Jambi, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen mereka untuk mencetak generasi unggul yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berjiwa nasionalis dan penuh kebersamaan.
