Jurusan Psikologi UNJA Gelar Sharing Session Pra-Workshop: Strategi Menyusun Naskah Akademik Pendirian Prodi Profesi Psikolog

Jurusan Psikologi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi (UNJA) menyelenggarakan kegiatan Sharing Session Pra Workshop Penyusunan Naskah Akademik Pendirian Program Studi Profesi Psikolog pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Yuli Fajar Susetyo, S.Psi., M.Si., Psikolog., Ketua Percepatan Pendirian Prodi Profesi Psikolog, dan diikuti oleh seluruh dosen Jurusan Psikologi UNJA.

Dalam sambutannya, Ketua Jurusan Psikologi UNJA menekankan bahwa pendirian Program Studi Profesi Psikolog merupakan sebuah milestone penting dalam perjalanan akademik Jurusan Psikologi.

“Hari ini kita memasuki tahapan awal yang sangat krusial, yaitu memahami secara komprehensif bagaimana menyusun naskah akademik yang menjadi syarat utama dalam pendirian prodi profesi psikolog. Melalui sharing session ini, kita berharap memperoleh transfer pengetahuan dan pengalaman langsung dari Pak Yuli yang telah memimpin percepatan pendirian di tingkat nasional. Semoga langkah ini menjadi titik tolak yang membawa Jurusan Psikologi UNJA semakin maju dan berkontribusi nyata bagi pengembangan profesi psikologi di Indonesia, khususnya di Jambi,” ujarnya.

Dalam paparannya, Dr. Yuli menjelaskan secara mendalam mengenai strategi dan tahapan penyusunan naskah akademik pendirian Prodi Profesi Psikolog. Beberapa poin penting yang beliau sampaikan antara lain:

Urgensi Pendirian Prodi Profesi Psikolog

Beliau menegaskan bahwa kebutuhan psikolog profesional di Indonesia semakin meningkat, sejalan dengan kompleksitas permasalahan mental masyarakat. Oleh karena itu, pendirian prodi ini bukan hanya tuntutan akademis, melainkan juga kebutuhan sosial.

Struktur Naskah Akademik

Dr. Yuli menguraikan bagian-bagian penting dalam naskah akademik, mulai dari latar belakang, tujuan, kajian kebutuhan, hingga desain kurikulum. Penekanan diberikan pada kelengkapan data empiris dan dukungan kebijakan sebagai dasar pengajuan.

Tantangan dan Strategi Penyusunan

Tantangan terbesar menurut beliau adalah memastikan dokumen memiliki evidence-based justification yang kuat. Strategi yang dapat digunakan adalah memperkaya data lokal (Jambi) sebagai unique selling point, serta menjalin komunikasi intensif dengan HIMPSI dan Kemdikbudristek.

Best Practices

Beliau juga membagikan pengalaman sukses dalam proses percepatan pendirian Prodi Profesi Psikolog di beberapa universitas besar di Indonesia, yang dapat dijadikan acuan bagi UNJA.

Di akhir sesi, Dr. Yuli memberikan motivasi bahwa pendirian Prodi Profesi Psikolog di UNJA adalah langkah strategis untuk mencetak lebih banyak psikolog profesional yang siap menjawab tantangan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *