Program Studi Psikologi Universitas Jambi kembali memperluas jejaring internasionalnya melalui penandatanganan Implementation Agreement dengan Universitas Batangas, Filipina. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Selasa (10/02/2026) di Lantai 7 Gedung Rektorat Universitas Jambi dalam suasana resmi namun penuh keakraban akademik.
Kesepakatan implementasi ini ditandatangani oleh perwakilan kedua institusi, yakni Dr. Jerson L. Marino dari Universitas Batangas dan Psikologi Universitas Jambi, serta didampingi langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Universitas Jambi, Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut konkret dari kolaborasi akademik yang sebelumnya diwujudkan melalui kegiatan Studium Generale bertema kesehatan mental yang menghadirkan Dr. Marino sebagai narasumber.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prof. Dr. Supian, S.Ag., M.Ag., beserta jajaran wakil dekan, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi Prof. Dr. Shofia Amin, S.E., M.Si., beserta wakil dekan, serta pengelola Jurusan Psikologi dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Kehadiran para pimpinan fakultas ini menjadi simbol dukungan lintas fakultas terhadap penguatan kerja sama internasional Universitas Jambi.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa Implementation Agreement ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan wujud komitmen nyata dalam mengembangkan kolaborasi berkelanjutan.
“Kerja sama ini harus kita maknai sebagai ruang bersama untuk bertumbuh. Tidak hanya pertukaran narasumber atau kegiatan seremonial, tetapi juga pengembangan riset kolaboratif, publikasi bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta penguatan kapasitas akademik yang berdampak,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar implementasi kerja sama ini dapat memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi internasional akan membuka peluang riset lintas negara, memperkaya perspektif keilmuan, serta meningkatkan daya saing institusi di tingkat global.
“Kami berharap kerja sama ini dapat berkelanjutan dan berkembang ke berbagai program strategis lainnya. Momentum Studium Generale yang telah terlaksana sebelumnya menjadi langkah awal yang sangat baik. Ke depan, kita ingin melihat lebih banyak program konkret yang melibatkan dosen dan mahasiswa kedua universitas,” tambahnya.
Sementara itu, Dr. Jerson L. Marino menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Universitas Jambi. Ia menyebut bahwa kolaborasi akademik antarnegara menjadi kebutuhan di era globalisasi pendidikan tinggi saat ini. Menurutnya, isu-isu psikologi, termasuk kesehatan mental di lingkungan akademik, memerlukan pendekatan kolaboratif lintas budaya.
Penandatanganan berlangsung khidmat dan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama seluruh pimpinan dan tamu undangan. Momen tersebut menjadi simbol komitmen kedua institusi dalam membangun kemitraan strategis berbasis saling percaya dan kesetaraan.
